Belum Adanya Rektor UPNVJ Terpilih, Kemdiktisaintek Tunjuk Plt. Rektor

CategoriesBerita UPNTagged ,

Kemndiktisaintek menunjuk Nur Syarifah sebagai Plt. Rektor UPNVJ setelah berakhirnya masa kepemimpinan Venus sebagai rektor periode 2022—2026. Sementara itu, proses pilrek UPNVJ periode 2026—2030 masih tertunda akibat adanya laporan baru yang perlu diproses lebih lanjut oleh Kemndiktisaintek. 

Aspirasionline.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menunjuk Nur Syarifah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ). Penunjukan ini diumumkan melalui unggahan akun Instagram resmi UPNVJ, @upnveteranjakarta, pada Rabu, (28/10), di tengah proses pemilihan rektor (pilrek) periode 2026–2030 yang belum tuntas.

Penunjukan tersebut menyusul berakhirnya masa jabatan Anter Venus sebagai Rektor UPNVJ periode 2022–2026 pada Senin, (26/10). Venus mengakhiri masa kepemimpinannya setelah genap empat tahun menjabat sejak 2022, sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan (SK) pengangkatannya sebagai rektor Nomor 65736/MPK.A/KP.06.02/2022.

Sebelum penunjukan plt. diumumkan, Senat UPNVJ masih menunggu keputusan kementerian mengenai mekanisme kepemimpinan setelah masa jabatan Venus berakhir. Ketua Senat UPNVJ, Irsyaf Marsal, menyebut terdapat dua kemungkinan yang dapat ditempuh, yakni menunjuk plt. rektor atau memperpanjang masa jabatan rektor sebelumnya.

“Ada dua alternatif. Bisa plt. (atau) bisa perpanjangan,” tutur Irsyaf kepada ASPIRASI saat ditemui di ruangannya pada Senin, (26/10).

Irsyaf menegaskan bahwa keputusan mengenai mekanisme tersebut bukan berada di tangan senat universitas, melainkan Kemdiktisaintek. Oleh karena itu, penentuan kepemimpinan sementara UPNVJ menunggu keputusan dari kementerian.

“Masalah setelah itu, seharusnya habis (di tanggal) 27, besok berarti. Nah, itu kewenangan dari sana. Apakah tanggal 27 itu akan ditetapkan plt. atau perpanjangan? Ini dari dua kemungkinan itu. Nah, itu terserah mereka,” tegasnya. 

Pilrek UPNVJ Tertahan Akibat Laporan Baru

Proses Pilrek untuk menentukan rektor periode 2026–2030 sendiri belum berlanjut ke tahap penetapan. Irsyaf menjelaskan, hal tersebut terjadi lantaran terdapat laporan baru yang muncul dan perlu ditindaklanjuti oleh Kemdiktisaintek.

Lebih lanjut, diketahui laporan baru tersebut muncul setelah persoalan sebelumnya diklarifikasi. Kondisi ini membuat kementerian kembali meninjau persoalan yang berkaitan dengan proses pilrek.

“Ada beberapa masukan ke Kementerian. Jadi, (pilrek) terpaksa harus di-hold (tahan),” tuturnya. 

Irsyaf mengaku tidak mengetahui secara pasti substansi persoalan yang dilaporkan maupun pihak yang menyampaikan laporan tersebut. Menurutnya, tindak lanjut atas laporan itu menjadi kewenangan kementerian.

“Pokoknya, ada suatu permasalahan lagi yang disampaikan oleh pihak dari luar. Luarnya luar mana lagi? Repot lagi saya. Pokoknya, ada laporan. Itu yang harus ditindaklanjuti oleh kementerian,” ujarnya. 

Irsyaf menjelaskan bahwa laporan sebelumnya telah diklarifikasi oleh Kemdiktisaintek. Proses wawancara calon rektor bersama menteri juga telah berlangsung sebelum munculnya laporan baru yang kembali memengaruhi kelanjutan pilrek.

Menurutnya, kemunculan laporan tersebut membuat kementerian perlu meninjau kembali persoalan yang ada sebelum proses pemilihan dapat dilanjutkan.

“Sementara kemarin sudah selesai, ya. Laporan itu sudah selesai diklarifikasi, sudah wawancara. Ada lagi laporan. Makanya, dia (kementerian) gimana, sih, ini kok ada laporan lagi,” pungkas Irsyaf.

Reporter ASPIRASI telah berupaya untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dari Ketua Pelaksana Pilrek UPNVJ, Silvia Anggraeni, serta Venus selalu Rektor periode 2022—2026. Namun, belum ada tanggapan yang diterima hingga berita ini diterbitkan.

Foto: Instagram @upnveteranjakarta

Reporter: Hanifah | Editor: Tia

About the author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *