Pesona Telaga Biru Cisoka, Surga Tersembunyi di Tangerang

Pesona Telaga Biru Cisoka, Surga Tersembunyi di Tangerang

Destinasi wisata Telaga Biru Cisoka belakangan menjadi primadona yang terletak di Cisoka, Tangerang. Menariknya, warna telaga ini dapat berubah-ubah.

Aspirasionline.com — Telaga Biru Cisoka merupakan bekas penggalian pasir yang dilakukan oleh PT. Tritunggal sekitar 4 tahun lalu yang kemudian dibiarkan begitu saja. Madsana, Pengelola Danau Biru Cisoka mengatakan bahwa kejadian itu membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Sebab, bekas galian tersebut muncul air yang kemudian dikenal dengan telaga biru ini. Sesuai penuturan Madsana, keindahan lanskap wisata Telaga Biru Cisoka juga menobatkannya sebagai destinasi wisata nomor satu di Tangerang.

Mulanya, telaga ini tidak begitu dikenal masyarakat hingga pada akhirnya banyak yang datang untuk sekadar ber-swafoto. “Awalnya anak sekolah main kesini foto-foto terus di upload ke sosial media akhirnya viral,” tutur Madsana kepada ASPIRASI, Sabtu (15/12).

Menariknya, telaga ini dapat berubah warna menjadi biru, hijau dan tosca. Perubahan warna ini terjadi karena bias pantulan cahaya matahari. Meski begitu, tak sedikit masyarakat sekitar yang mengaitkan hal tersebut kepada hal mistis. Menurut Madsana, fakta bahwa selama penambangan pasir sempat memakan korban itu dipercaya masyarakat menjadi penyebab terjadinya perubahan warna air Telaga Biru Cisoka. “Bahkan ada orang yang percaya kalo lagi sakit ambil air dari sini terus dibawa pulang,” ujar pria yang biasa disapa Pak Guru Andul itu.

Telaga Biru Cisoka menghadirkan beragam fasilitas serta lokasi foto yang menarik. Salah satu yang paling digemari adalah sampan atau floating pod. Pengunjung dapat berfoto dengan keluarga atau pasangan dengan berbagai macam latar, diantaranya ada lambang cinta atau love dan latar bulan-bintang. Dengan membeli karcis seharga lima belas ribu rupiah, pengunjung dapat menaiki floating pod dan berfoto sesuka hati. Beberapa fasilitas yang dihadirkan oleh Telaga Biru Cisoka, antara lain flying fox, sepeda gantung, serta bagi pengunjung yang ingin berenang, Telaga Biru Cisoka juga menyediakan kolam renang dengan harga tiket lima ribu rupiah.

Tempat wisata dengan luas sekitar sepuluh hektar tersebut dapat dijadikan objek berfoto Pre Wedding. Mekanismenya, pengunjung harus meminta izin kepada karang taruna setempat yang juga merupakan pengelola Telaga Biru Cisoka. Biaya yang dikenakan berkisar antara 250 ribu sampai 300 ribu rupiah.

Uang tersebut nantinya akan masuk ke kas karang taruna dan dikelola untuk membantu warga sekitar yang sedang membutuhkan. “Uangnya digunakan untuk yatim piatu, majelis ta’lim, pengajian, ketika ada orang yang kena musibah,” terang Pak Guru Andul.

Menurut Pak Guru Andul, Telaga Biru Cisoka nantinya akan dibangun satu titik khusus untuk masyarakat sekitar yang ingin membuka warung disana. Pengelola juga berencana bahwa nanti juga akan ada museum adat Banten serta perumahan adat Badui.

Mengenai fasilitas yang telah dihadirkan, pengunjung menilainya dengan positif. Salah satunya Abdul Haris, seorang pengunjung yang baru pertama kali datang ke Telaga Biru Cisoka. “Tempatnya sudah bagus, sih. sudah tertata rapih juga,” ungkap Haris saat ditemui ASPIRASI di Telaga Biru Cisoka, (15/12). Pria kelahiran 1997 itu berharap ada beberapa binatang yang menetap Telaga tersebut.

Pak Guru Andul mengatakan bahwa pemerintah daerah pernah memberikan bantuan berupa penghijauan, namun hal itu tidak berhasil karena kondisi tanah yang tidak subur. Bantuan itu, menurutnya, merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap objek wisata.

Saat ASPIRASI mengunjungi Telaga Biru Cisoka pada Desember 2018, telaga ini masih terus melangsungkan proses penataan. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan predikat Telaga Biru Cisoka sebagai tempat wisata nomor satu di Kabupaten Tangerang. “Kedepannya, penataan ini gak dari fisiknya aja, tapi dari manusia nya juga,” terang Pak Guru Andul.

Selain itu, upaya peningkatan kondisi wisata tersebut juga dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat sekitar. Pak Guru Andul berharap agar adanya penataan ini dapat turut meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat sekitar untuk kedepannya. Disamping itu, ia juga mengharapkan agar Telaga Biru Cisoka semakin dikenal oleh masyarakat luas dan tetap terjaga kebersihannya.

Reporter: Raffi Mg. |Editor: Syifa Aulia

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *